Pengantar Sarang Walet

Pengantar Sarang Walet

 

Sarang walet telah dikonsumsi di kerajaan Timur sejak jaman dahulu kala.

Manfaat kesehatannya cocok bagi segala usia. Sarang walet diklasifikasikan sebagai makanan dingin atau ying menurut konsep makanan Cina. sarang walet memiliki efek meningkatkan sistem imunitas tubuh, meremajakan organ tubuh, tetapi tidak terlalu membuat tubuh “panas” dibandingkan dengan ginseng.
Sarang walet sebagian besar terdiri dari protein yang larut dalam air, berbentuk glikoprotein yang mudah diserap oleh tubuh manusia.  Total kadar protein sekitar 65%. Kandungan lainnya adalah kadar air sekitar 10%, sedangkan jejak lemak adalah sekitar 23,3% dan 0,8% karbohidrat.  Mineral lain yang hadir adalah kalsium dan zat besi. Kandungan asam amino dalam sarang walet adalah sekitar 6 persen. Asam amino yang diisolasi dari sarang walet terdiri dari amida, humin, arginin, sistin, histidin, dan lisin.

Bahkan salah satu senyawa sarang walet turunannya azitothymidine telah diteliti bisa melawan AIDS. Istimewanya lagi, sarang walet merupakan sumber asam amino yang lengkap. Tercatat sekitar 17 asam amino esensial, semi esensial dan non-esensial yang dimiliki. Salah satunya kini dikembangkan oleh peneliti-peneliti di barat sebagai pelawan stroke dan kanker. Mineral-mineral sarang walet tak kalah manjurnya untuk mendukung aktivitas tubuh.

Sarang walet juga membantu fungsi sistem endokrin tubuh. Sarang walet akan menguatkan tubuh, melembabkan dan mengenyalkan kulit, menjaga kecantikan, meningkatkan stamina dan mendukung metabolisme tubuh.

Lebih jauh lagi, para leluhur mengungkapkan bahwa konsumsi sarang walet secara teratur akan memberikan efek melawan penuaan (anti-aging), dan sangat berguna untuk mempertahankan kompleksi dan tekstur kulit yang halus dan tanpa kerutan. Karena itu sarang walet diperlukan sebagai esens kesehatan tidak hanya bagi anak-anak, orang tua, orang sakit, namun sarang walet juga berguna bagi para wanita tua dan muda.

0saves
Jika informasi ini bermanfaat mohon klik tombol di samping/atas untuk berbagi. Untuk memberikan komentar silahkan klik ketik komen atau subscribing to the RSS feed untuk berlangganan artikel.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>