sarang walet

Harga Walet (Sarang Burung Walet) dan Kualitasnya

Harga Walet (Sarang Burung Walet) dan Kualitasnya

Harga Walet (Sarang Burung Walet) dan Kualitasnya. Secara umum harga walet dan standar mutu atau kualitas sarang burung walet ditentukan oleh beberapa hal sebagai berikut: bentuk sarang burung walet, kebersihan sarang burung walet & bulu, kadar air, warna, ketebalan & ukuran sarang burung walet.

Selama ini karena tidak adanya standarisasi dan banyaknya faktor yang digunakan untuk menilai  kualitas sarang burung walet,  mengakibatkan terjadinya keanekaragaman penggolongan kualitas/mutu pada komoditi ini. Hal itu berakibat perbedaan tingkat penilaian harga walet yang cukup besar dari setiap kilogram produk sarang burung walet yang diperjual-belikan. Kenyataan di pasaran menunjukkan, bahwa perbandingan harga walet dapat berkisar antara satu untuk sarang burung walet berkualitas rendah, dan bisa tiga kali lipat harga walet bagi sarang burung walet berkualitas tinggi. Atau bisa dikatakan  semakin rendah kualitas sarang burung walet yang dijual, maka semakin rendah kemampuan tawar peternak/petani sarang burung walet dalam melakukan transaksi dengan pedagang. Otomatis harga walet sarang burung walet kualitas yang lebih rendah akan lebih murah.

Sebenarnya produk sarang burung walet di Indonesia terutama di Sumatera & Kalimantan banyak yang memiliki potensi besar untuk menjadi sarang burung walet berkualitas bagus dengan harga walet yang tinggi. Sarang burung walet bila dibersihkan & diproses terlebih dahulu sebelum dijual akan menghasilkan harga walet yang jauh lebih tinggi. Pada umumnya air liur burung walet yang dipakai untuk menyusun sarang burung walet tersebut terbentuk, terdapat di area banyak serangga pakan walet yang jumlah dan macamnya sangat besar di berbagai daerah sentra budidaya walet.

Pola panen sarang burung walet yg dipakai oleh kebanyakan peternak adalah “Pola Panen Tetasan” (bukan rampasan), dimana tujuannya adalah agar populasi walet meningkat. Namun konsekuensinya kualitas sarang burung walet turun yg mengakibatkan harga walet lebih rendah. Sarang burung walet menjadi tercemar baik oleh bulu maupun kotoran yang terdiri dari debu, bekas hama pengganggu & lain sebagainya. Hal ini karena sarang burung walet tersebut sebelum dipanen, telah digunakan oleh burung walet itu untuk mengerami & menetaskan telurnya serta mengasuh anak-anaknya. Akibatnya sarang burung walet itu mengalami perubahan warna (tidak putih bersih) karena dipenuhi oleh bulu & kotoran dari walet. otomatis akan mempengaruhi tampilan sarang burung walet & berakibatkan harga walet
ditawar rendah.

Peternak/petani sarang burung walet biasanya langsung menjual kepada pedagang pengumpul (pengepul), atau para eksportir tanpa melakukan pembersihan serta pemrosesan bentuk terlebih dahulu. Otomatis harga walet per kilogramnya menjadi rendah, yang menyebabkan peternak kurang bisa meraih pendapatan secara maksimal dari hasil produksinya. Keadaan ini terjadi karena pengetahuan tentang cara & alat pembersihan bulu maupun kotoran serta pemrosesan sarang burung walet masih sangat kurang. Untuk informasi proses cuci seperti ini biasanya selalu dirahasiakan oleh orang yg telah tahu proses pencuciannya.

Demikian artikel Harga Walet (Sarang Burung Walet) dan Kualitasnya.

0saves
Jika informasi ini bermanfaat mohon klik tombol di samping/atas untuk berbagi. Untuk memberikan komentar silahkan klik ketik komen atau subscribing to the RSS feed untuk berlangganan artikel.

Comments

comments

Post Navigation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>